PELANTIKAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN TTU TAK DIHADIRI BUPATI TTU, RAYMUNDUS SAU FERNANDEZ

Kefa,SuryaKupang – Hari ini, Senin 26 Agustus 2019, bertempat di aula utama gedung DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara dilangsungkan RAPAT PARIPURNA dalam rangka pengucapan sumpah/janji Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara masa bhakti 2019 – 2024.

Dari hasil pantauan media ini, di lokasi  pelantikan sempat terjadi kepanikan baik dari Anggota DPRD yang lama maupun yang baru. Kepanikan ini dipicu oleh tidak hadirnya Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandez, S.Pt, yang berakibat pada tidak hadirnya seluruh staf kesekretariatan di gedung DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara.

Puncak kepanikan semakin memanas ketika waktu yang sudah ditentukan sesuai jadwal pelaksanaan kegiatan yakni pukul 10.00 wita, masih juga belum terlihat satu staf kesekretariatanpun hadir. Akhirnya Ketua DPRD TTU Masa bhakti 2014 – 2019, Hendrikus Frengkianus Saunoah, SE, bergerak cepat  berkoordinasi dengan beberapa kader partai yang hadir untuk memperlancar acara pelantikan.

Kegiatan pelantikan akhirnya bisa dilaksanakan tepat pukul 10.08 wita.

Acara pengambilan sumpah dilakukan oleh Kepala pengadilan Tinggi Kefamenanu, I Putu Suyoga, SH, MH.

Terhadap tidak hadirnya Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez dalam acara pengambilan Sumpah/janji, banyak anggota DPRD terlantik sangat menyesal dan mengecam perbuatan Bupati yang dianggap tidak menghargai lembaga DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten TTU demisioner, Hendrikus Frengkianus Saunoah, SE yang ditemui disela – sela kegiatan mengatakan Pemerintah daerah hari ini meninggalkan Luka.

“Ini ada luka yang ditinggalkan. Di mana sebagai mitra, harusnya pemerintah menghargai. Hari inikan pelantikan anggota DPRD yang baru, dan sudah seharusnya pemerintah hadir. Ada kesan pemboikotan kegiatan oleh pemerintah daerah. Karena pada hari ini semua petugas Sekretariat yang seharusnya memperlancar acara ini tidak berada di tempat. Saya sendiri tidak tau alasan ketidak hadiran Bupati bersama para pejabat lain di lingkup pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara,” ungkap Frengky.

Kita akan melaporkan kejadian ini ke pemerintah Propinsi karena kami mendapat surat pemberitahuan dari pemerintah propinsi yang menugaskan pemerintah daerah untuk memfasilitasi jalannya kegiatan pelantikan. Tapi hari ini petugas di kesekretariatan DPRD tidak ada satupun, tambah Frengky.

Frengky Saunoah juga mengatakan bahwa ada acara penting di dalam kegiatan ini yang terpaksa tidak dimasukkan yakni Sambutan Gubernur NTT karena yang punya kewenangan untuk membacakan sambutan Gubernur adalah Bupati atau seorang ASN yang diberi mandat.

Sementara itu anggota DPRD yang lain yakni Arifintus Talan, SE dari partai PKS dan Fabianus One Alisiono dari partai Gerindra juga sangat menyesalkan tindakan Bupati yang tidak menghadiri Paripurna DPR tersebut.

“Ini akan berakibat harmonisasi hubungan antara Pemerintah dan Legislatif ke depan,” kata Arif.

Hari ini semestinya menjadi momentum awal kita membangun harmonisasi yang baik antara pemerintah Daerah dengan Lembaga DPRD. Namun hari ini sebagaimana yang kita lihat ada upaya untuk menggagalkan kegiatan yang bermartabat ini. Ini adalah Paripurna penting yang harus dihadiri oleh Pemerintah Daerah, tambah Arif.

Sementara itu Fabianus One Alisiono mengatakan bahwa ketidakhadiran Bupati hari ini mencederai harmonisasi lembaga eksekutif dan legislatif. Sebagai anggota DPR saya merasa kami tidak dihargai. Dan hal ini akan kita laporkan ke tingkatan pemerintahan yang lebih tinggi untuk diberikan teguran, ungkap Fabianus. (Yuven Abi)

Patut diketahui bahwa dari 30 anggota DPRD TTU yang dilantik ada 16 orang wajah lama dan 14 wajah baru. Ke-30 anggota DPRD tersebut antara lain;

1. Partai Nasdem ; Hendrikus Bana SH,  Oktovianus Sasi SH,  Yosep Nube SH, Paulus Jeni Naibesi S.IP, Hironimus Funan SP, Brando Sonbiko, Arnoldus Rusae S.Pd, Paulinus Efi SH.

2. Partai Golkar ; Drs. Amandus Nahas, Terensius Lazakar, Agustinus Tulasi SH, Klemens Anin.

3. Partai Kebangkitan; Agustinus Siki, Theodorus H. Tahoni, S.Pd, Servianus Sandi Sali S.Pd.

4. Partai Gerindra; Fabianus One Alisiono, Yasintus Usfal, Landelinus Kono Meta.

5. Partai Hanura ; Hilarius Ato SE, Irenius Fredrik Taolin, Yasintus Lape Naif SE.

6. PDIP ; Karolus B. Sonbay SH, Hendrikus Frengkianus Saunoah SE

7. Partai Demokrat ; Donatus D.G. Nurak, Yohanes Salem ST.

8. Partai Perindo ; Marianus Lay Manek, Falentinus Manek.

9. Partai Amanat Nasional ; Leonard Naibobe SH.

10. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ; Arifintus Talan SE

11. Partai Berkarya ; Florentinus Sonbay ST.

Related posts

Leave a Comment