Oktovianus Sasi,SH, Anggota DPRD Kabupaten TTU Terlantik Dari Partai Nasdem

Kefa,SuryaKupang – “Spirit Ideologi Marhaenisme, menjadi Tolak ukur memperjuangkan Kepentingan Rakyat.” Peristiwa pelantikan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara pada tanggal 26 agustus 2019, menandai selesainya seluruh hajatan demokrasi dalam rangka memilih wakil-wakil rakyat di daerah ini, untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Sebanyak 30 anggota DPRD terpilih dari sekian banyak caleg telah dikukuhkan dengan pengambilan sumpah/janji, dalam Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah/janji Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara masa bhakti 2019 – 2024.

Hingga hari ini, hampir seluruh masyarakat pendukung 30 anggota DPRD terlantik masih larut dalam euforia kegembiraan lantaran jagoannya menang dalam hajatan besar tersebut.

Oktovianus Sasi, SH, salah satu anggota DPRD dari partai Nasdem, yang ditemui media ini di Maslete kelurahan Tubuhue, menuturkan sangat gembira dan terharu karena tak disangka hari ini dilantik menjadi seorang wakil rakyat.

“Saya gembira karena dari sekian banyak orang yang bercita-cita untuk menjadi Anggota DPR saya menjadi salah satu yang diberi kepercayaan besar ini. Saya juga terharu karena dengan bermodalkan semangat dan idealisme saya yang datang dari keluarga sederhana diberi kepercayaan besar oleh rakyat untuk memperjuangkan aspirasi mereka,” tutur Okto.

Okto juga menuturkan bahwa, ke depan Ia akan berjuang maksimal, untuk menggunakan kewenangan yang dimiliki sebagai anggota DPR, untuk dapat mempengaruhi berbagai kebijakan yang ada di daerah ini untuk kepentingan Konstituen.

“Saya berasal dari rakyat kecil dengan kehidupan keluarga yang sangat sederhana, dan saya memahami kebutuhan masyarakat saya. Sehingga ke depan dengan spirit ideologi Marhaenisme yang selalu saya pelajari dan pegang teguh, saya akan berjuang bersama teman-teman anggota DPR yang lain untuk kepentingan rakyat,” ungkap Okto optimis.

Ditanya terkait ketidakhadiran Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez, yang juga adalah ketua DPW Partai Nasdem NTT, pada saat Pelantikan, Okto mengatakan, itu adalah hal yang wajar saja karena sama sekali tidak mengganggu legalitas dan keabsahan proses pelantikan.

Ia mengharapkan ke depan pimpinan DPR yang baru harus membangun komunikasi lebih intens dengan pemerintah sehingga tidak terjadi miskomunikasi. Karena biar bagaimanapun kedua lembaga ini adalah mitra kerja. Maka hajatan – hajatan penting seperti ini harus dikomunikasikan dengan baik antara pimpinan DPRD dengan pemerintah, tambah Okto lagi.

Okto juga menegaskan bahwa ketidakhadiran Bupati dalam proses pelantikan kemarin tidak akan mengganggu harmonisasi dari kedua lembaga terhormat ini. Dua lembaga terhormat ini milik rakyat. Rakyat setiap saat melihat apa yang dilakukan baik oleh lembaga eksekutif maupun lembaga legislatif dengan capaian – capaian yang tentu bermanfaat bagi rakyat. Sehingga kedua lembaga ini harus menjaga kemitraan dengan baik, sambil bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsi masing – masing sehingga masyarakat yang selalu mendambakan suatu kehidupan yang baik dapat terwujud, demikian kata Okto mengakhiri wawancaranya. (Yuven Abi)

Related posts

Leave a Comment