BPR TLM KEMBALI RAIH PENGHARGAAN BANK TERBAIK DI LEVEL NASIONAL

Kupang,SuryaKupang – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanaoba Lais Manekat (TLM) akhirnya kembali lagi meraih penghargaan terbaik di level nasional untuk ke-9 kali secara berturut-turut pada ajang Infobank BPR Awards ke-10 tahun 2019 dan sekaligus menyabet “Golden Awards” 5 kali secara berturut-turut dengan predikat “terbaik” untuk aset Rp. 100 miliar sampai dengan Rp.250 miliar.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan BPR TLM, Erni E.Muskananfola,ST, pekan lalu, (30/08/2019), di Hotel Merllyn Park, Jakarta.

Saat ditemui di ruang kerjanya (09/09/2019), dikatakan, untuk penghargaan ini murni dilihat dari Tingkat Kesehatan Bank. Dalam istilah perbankan disebut “CAMEL” yakni capital/permodalan, aset, management, earning, dan liquiditas. Infobank melakukan penilaian dengan kriteria TKS, melakukan analisa, melihat pertumbuhan, dan menentukan BPR yang berprestasi sehingga diberikan penghargaan.

Selain itu, penilaian Tingkat Kesehatan Bank juga ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dimana ada ratio-ratio yang wajib dipenuhi oleh BPR.

Dijelaskan Erni, jika ratio dari sisi permodalan lebih tinggi maka semakin baik. Kita bisa ekspansi dengan membuka cabang, kantor kas, menyalurkan kredit  dengan bunga yang lebih bersaing. Fungsi perbankan seperti intar mediasi dan fungsi menghimpun dana bisa lebih baik.

“Jika dana idle banyak, maka dana itu harus segera disalurkan melalui kredit. Jangan sampai uangnya tidak dikelola dengan baik ibaratnya badan kita gemuk tetapi tidak produktif atau istilahnya makan banyak tapi juga harus bekerja banyak supaya seimbang,” terang alumni Universitas Petra Surabaya itu.

Dikatakan, untuk strateginya BPR TLM selalu menerapkan tata kelola yang baik. Didalam tata kelola itu ada management risiko dan kepatuhan yakni bagaimana menjalankan aturan dengan baik, SDM dilatih dengan baik, sistem dikelola dengan baik dan harus transparan.

Dalam tata kelola BPR TLM itu ada “TARIF” yakni transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, indepedensi dan fairness. Bicara tentang “TARIF”, semuanya sudah komplit didalamnya dalam mengelola sebuah perbankan dengan baik secara keseluruhan.

“Jika kita menjalankan itu semua, maka sudah pasti kita berada pada rel dan tidak menutup kemungkinan pastinya BPR TLM akan mendapatkan penghargaan pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Sedangkan untuk kelebihan dan keunggulannya, SDM BPR TLM selalu dilatih, regulasi-regulasi yang dikeluarkan wajib dijalankan. Secara struktur BPR TLM paling lengkap. Jika dilihat dari tata kelola dan SDM karena semua permintaan dari OJK untuk semua bagian kami penuhi.

Jika ada perubahan regulasi atau tegulasi baru, biasanya kami segera melakukan pelatihan kepada calon pejabat dan seluruh staf BPR TLM sehingga bisa diterapkan dengan baik dan benar.

Untuk strategi pemasaran, BPR TLM melakukan pemasaran dimana-mana serta mengadakan kegiatan promosi-promosi secara berkelanjutan.

” Dari hal ini kami yakin BPR TLM unggul dan terbaik dalam memberikan bunga kredit kepada masyarakat dan bersaing dengan bank lain,” jelas Erni menggambarkan kelebihan dan keunggulan BPR TLM.

Untuk diketahui, menurut data per 31 agustus 2019 kemarin, secara konsolidasi BPR TLM memiliki aset sebesar Rp.226 miliar dengan total kredit yang diberikan sebesar Rp.204 miliar dengan non performing loan (NPL) sebesar 2.04 persen.

” untuk NPL nya, memang kami sudah kelola dengan sebaik-baiknya tapi dimana-mana namanya usaha untuk menghasilkan pendapatan pasti ada risiko dan ternyata NPL BPR TLM itu sebesar 2.04 persen menurut data per 31 agustus 2019 kemarin,” tutup Erni. (Agus Kefi)

Related posts

Leave a Comment