KPUD KABUPATEN TTU, DAPAT PENGHARGAAN SEBAGAI PENYELENGGARA PEMILU TERBAIK TINGKAT PROVINSI NTT

Kefa,SuryaKupang – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Timor Tengah Utara, mendapat penghargaan sebagai penyelenggara pemilu terbaik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebagai bentuk penghargaan tersebut KPUD Kabupaten TTU mendapatkan sebuah piagam penghargaan yang diberikan sebagai Kabupaten dengan kategori tanpa rekomendasi perbaikan pada model DB.1 untuk semua tingkat pemilihan pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

 

Ketua KPUD TTU, Paulinus Lape Feka S.Pd, yang ditemui media ini di ruang kerjanya mengatakan,ada 4 hal yang selalu kami pegang teguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pemilih dan peserta pemilu yakni;

1. Kami mengedepankan kemampuan pengorganisasian. Kemampuan pengorganisasian yang kami maksud adalah bagaimana kita mengorganisir penyelenggara ad hoc di tingkat bawah. Kita selalu berusaha terus membangun komunikasi dengan penyelenggara di tingkat bawah mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK), sampai KPPS. Hal ini kami lakukan agar kesalahan-kesalahan pengisian semua form yang yang diberikan dapat terisi dengan baik.

2. Membangun komunikasi dan relasi baik dengan semua Peserta Pemilu. Dalam hal ini tranparansi harus menjadi yang utama. Kami selalu berusaha membangun komunikasi yang harmonis dengan semua pesrta pemilu, terutama berkaitan dengan regulasi.

3. Mengedepankan fungsi pelayanan. Terkait hal ini kami berusaha menempatkan diri bukan sebagai pejabat pemilu tapi sebagai pelayan. Ini kami lakukan purna waktu sehingga setiap kesulitan yang dialami baik oleh penyelenggara tingkat bawah maupun peserta pemilu, semuanya bisa dilayani.

4. Melayani dengan hati. Ini adalah kunci dari semua. Hati memegang peran penting dalam melakukan pelayanan. Karena itu kita selalu berusaha memperlakukan semua peserta pemilu secara adil dan merata dengan solusi-solusi yang arif dan bijaksana.

Semua aspek diatas kami sungguh-sungguh lakukan tanpa membeda-bedakan kelompok dan golongan. Dengan demikian maka lahirlah sebuah kemitraan permanen dalam sebuah prinsip untuk menyukseskan pemilu.

Hal-hal inilah yang membuat TTU keluar sebagai penyelenggara pemilu terbaik, dimana masuk dalam kategori tanpa rekomendasi perbaikan pada model DB.1, dan terkait dengan situng pengaplowdan  C1, kita 100% paling pertama, karena kita berusaha menempatkan orang sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya, sehingga kerja bisa berjalan secara baik, ujar Feka.

Terkait keberhasilan ini, Polce juga mengapresiasi semua saksi partai politik yang diutus pada saat Pleno di tingkat kabupaten.

“Saya secara pribadi dan lembaga menyampaikan terima kasih kepada semua pimpinan Partai Politik di Kabupaten TTU, karena telah mengutus saksi-saksi yang berkualitas dalam pleno baik di tingkat Kecamatan maupun kabupaten. Sehingga semua masukan yang diberikan oleh saksi kita jadikan sebagai pedoman untuk menemukan data-data yang valid, tambah Paulinus yang sudah dua kali menjadi Komisioner KPUD TTU ini.

“Memang masih ada beberapa hal yang perlu kita benahi ke depan, namun sebagai penyelenggara kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, terkhusus untuk negeri Biinmaffo tercinta. Dan kunci untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas adalah hati,” tutup Feka. (Yuven Abi)

Related posts

Leave a Comment