Surat Terbuka Petani Singkong Kepada Presiden RI dan Menteri Pertanian RI

Belu, SuryaKupang – Surat Terbuka Petani Singkong

Kepada Yang Terhormat;

1. Bapak Presiden Republik Indonesia
2. Menteri Pertanian Republik Indonesia
3. Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian RepubIik Indonesia dan Pihak karantina

mohon ijin bertanya ;
Batang ubi kayu atau steck singkong mau dikeluarkan dari daerah ke daerah lain dalam negara Republik Indonesia harus ada surat karantina, yang menjadi pertanyaan apakah steck atau batang kayu ubi singkong tersebut ada kandungan virus didalamnya ….? dan aturannya dari mana dalam pasal berapa undang-undang apa yang di pakai.

Harap pihak karantina sosialisasikan akan hal ini agar masyarakat tidak dibodohi atau dipersulit oleh oknum yang memang sengaja mengambil kesempatan sehingga menyulitkan para petani singkong.

Terimakasih banyak untuk para pihak dan pihak karantina merespon hal ini.

Menanggapi akan hal ini, Advokat Herry F.F. Battileo,SH,MH mengatakan, setahu kami tidak ada larangan pengiriman prodak pertanian dalam negeri. Aturannya pemilik melapor saja, kecuali daerah tujuan punya regulasi larangan.

Lanjut Herry, batang singkong bila ditahan lama oleh karena menunggu surat dari karantina misalnya 7 sampai 14 hari, akan mengalami kekeringan batang tersebut sehingga tidak akan bisa tumbuh bila ditanam.(Agus Kefi)

19,667 total views, 2 views today

Related posts

Leave a Comment