Terakreditasi A, Kepala Sekolah SMA Kristen Kapan Lakukan Ini.

SoE,SuryaKupang –Mulai bertugas dari bulan juni 2005 Yefriana Boimau, S.Pd menceritakan kisahnya ketika ditempatkan di sekolah tersebut.

Dari awal digagas sekolah ini, Yefriana Boimau,S.Pd yang kini menjabat sebagai kepala sekolah mengaku bahwa benar – benar mulai dari tidak ada apa – apa alias mulai dari nol, berproses terus hingga sampai sekarang sudah “terakreditasi A”.

Kepsek sangat berperan dalam hal ini, ada suka dan duka dalam menjalankan tugas sebagai guru biasa pada waktu itu ia tetap memaknai kasih Tuhan dengan kerja.

Pada suatu ketika, pihak Yayasan memanggil dirinya untuk diwawancarai dan Hasil wawancara terakhir yang menjadi hal penting dalam penilaian dan kemudian menghantar dirinya untuk memimpin di institusi tersebut.

Ia kemudian menjalankan tugas sebagai kepala sekolah sejak tahun 2008. Dengan gedung ada 2 buah ruang darurat sehingga KBM harus dilakukan pagi dan siang.

“Semua berproses dari saat itu dan sampai pada sekarang di tahun 2019 menjadi 21 unit gedung,” ungkap Boimau

Lanjutnya, Dalam masa kerja kurang lebih sepuluh tahun kemudian dengan lakukan pembenahan di berbagai bidang, kemudian saat penerimaan siswa baru mencapai 147 siswa di tahun 2011.

Perubahan demi perubahan semakin pesat dialami oleh sekolah tersebut dan dibuktikan dengan 652 siswa di tahun 2020. Dikatakan merupakan pencapaian yang signifikan dalam masa kepemimpinan kepsek yang satu ini.

Tidak hanya itu, ia berusaha melakukan upaya lain dalam pembangunan demi kemajuan institusi yang ia pimpin diantaranya peningkatan fasilitas gedung sekolah, jalur minat dan bakat juga diberlakukan yaitu kegiatan karate dan pramuka.

“Mengenai ekskul, kami sedang rancang lebih banyak lagi untuk maksimalkan para siswa,” katanya

Kepsek yang memiliki nama lengkap Yefriana Akas Demarci Boimau, S.Pd punya satu prinsip yang luar biasa dan patut dicontohi.

“Saya Sudah memberi diri sepenuhnya untuk melayani dan dengan sepenuhnya menjalankan tugas pelayanan di bidang pendidikan,” tambahnya

Konsep berpikir yang modern ia terapkan kepada guru dan siswa sehingga menjadi stimulus positif dalam menjalankan tugas Belajar Mengajar di sekolah. Dalam mengimplementasikan filosofi pendidikan “Tut Wuri Handayani” kepsek boimau menerapkannya di lingkungan sekolah.

“Kita punya satu Program unggulan sekolah dalam mengayomi siswa yaitu keliling ke kampung asal siswa untuk bergereja di sana apabila siswa tidak masuk sekolah,” ungkapnya kepada suryakupang.com (7/1/2020)

Hal lain yang tak kalah menarik ialah pada masa kepemimpinannya ia berupaya untuk kepentingan para guru juga sehingga menghasilkan 5 orang guru lolos seleksi PPG Tahun 2019 lalu.

Harapan terbesar kedepan adalah semakin meningkatnya perkembangan sekolah sebagaimana telah diimpikan sebelumnya untuk tercapai agar menjadi dorongan tersendiri dalam lingkungan sekolah. (Frans Tallan)

5,922 total views, 1 views today

Related posts

Leave a Comment